Sejenak
Sebelum waktu itu terasa terburu…
Sebelum lelah ku menutup mata…
Adakah langkahku terisi ambisi..
Apakah kalbuku terasa sunyi….?????
Ruangkanlah sejenak…
Detik dalam langkah hidupku…
Berikanlah rindumu… pada diriku…
Pada denting waktu hidupku…
Ruangkanlah sejenak…
Detik dalam sibukku…
Dan lihatlah warna-warni kehidupan dan CINTA…
Sebelum hidupku… Terhalang nafasku…
Sesudah rinduku… Tak terbelenggu…
Indahnya membisu….
Pandangi yang t’lah lalu…
Bahasa CINTA-mu mengartikan rinduku padanya….
Rasakanlah Makna……. Tentang Dia
Sebelum kau terluka akhirnya
Cobalah kau katakan kepadanya
Apa benar yang kau kira selama ini
Adalah sebuah kutukan darinya…
Kau tak bisa percaya
Kalau kau tak merasa… Ada keindahan dunia
Jika berada disampingnya…
Coba untuk membedakannya….
Sekarang kau merasa
Kau tak lagi membutuhkan dia
Tapi coba dan tunggu…..
Jika dia tak ada disampingmu…
Ada ha-hal yang hilang
Yang akan kau rasakan tanpa dirinya…
Dan harumnya kenangan itu
Takkan bisa kau simpan dan sembunyikan…
Bedakanlah….
Ada C I N T A
Ada rindu bila ku jauh darinya
Ada cinta bila ku lihat dirinya…
Tapi… aku tak mampu membaca mata dan pikirannya
Sebab aku meragu pada dirinya…
Mengapa berat ungkapkan cinta
Padahal ia terasa
Dalam rindu dendam….. Hening malam
Cinta itu terasa ada
Detik demi detik ku hitung…
Inikah namaya C I N T A….????
Oooohhh…. Tuhan
Berikanlah aku hidup
Takkan ku lukai dan sakiti dia
Hukum aku jika itu benar-benar terjadi
Aku tak mudah untuk mencintai
Aku tak mudah mengaku ku cinta
Aku tak mudah mengatakannya
Aku juga tak mudah untuk memilikinya….
Katakanlah
Ku terdiam dalam langkah
Berharap dirimu yang dating
Keresahan yang tertanam dihatiku…
Ketika ku mengingat namamu
Tubuh ini bergetar
Ketika kau tatap wajahku…
Kau temui diriku
Ketika kau tak berperasa
Sampai kumerasa….
Kau ada di sekatku…
Ohhh… C I N T A…
Jangan kau sakiti aku…
Hilangkan bayangannya dari kehidupanku….
Katakanlah..
Apa yang kau rasa…
Ku kan sabar menanti
Menuggu kehadiranmu dan ucapanmu yang tak pasti….
Tentang C I N T A ku……
Jika kau benar mencintaiku…
Akupun tak bisa bohongi perasaanku…
Kalau akupun mencintaimu….
Jika kau hanya ingin mempermainkan diriku…
Jauhilah aku….
Karena aku tak sesempurna malaikat
Aku ingin dicintai apa adanya
Bukan karena adanya apa….
Karena aku akan terima semua
Kekurangan yang ada di dirimu…
Karena…
Sayangku….
Yang begitu besar kepadamu…
Sampai saat ini….
Buatlah dirimu berharga didepan satu cinta
Dengan mengabdi pada satu hati
Setia pada satu nama
Satu nama yang mampu membuatmu bahagia….
Dan berikan cinta itu dengan setulus-tulusnya….
Tapi……..
Kenapa kini…. setelah ku mengabdi pada satu hati
Dan setia pada satu nama
Satu nama yang ku kira akan mampu membuatku bahagia….
Malah menodai cinta tulus yang t’lah kuberikan…..!!!!!!!!
Meski hati ini sakit saat kau tinggalkan…
Ku coba untuk ikhlas dan selalu bertahan
Dan….
Aku takkan mungkin menyalahkan waktu…
Tak mungkin menyalahkan keadaan…
Tak mungkin pula ku menyalahkan dirimu
Untuk memaksakan perasaanmu untuk tetap melanjutkan hubungan ini…
Tapi….
Semua sudah berlalu…..
Maafkan aku yang tak bisa membuatmu bahagia saat bersama ku……..
Mencitai….
Bukanlah bagaimana kita melupakan….
Melainkan bagaimana kita untuk memaafkan…
Mencintai….
Bukanlah bagaimana kita mendengarkan….
Melainkan bagaimana kita untuk mengerti…
Mencintai….
Bukanlah apa yang kita lihat….
Melainkan apa yang kita rasakan…
Mencintai….
Bukanlah bagaimana kita melepaskan….
Melainkan bagaimana kita untuk bertahan…
Dalam masalah cinta…
Memang sulit untuk kita menangkan
Tapi, ketika cinta itu tulus….
Meskipun kita kalah….
Kita tetap menang… hanya karena kita berbahagia dapat mencintai seseorang.
Dia adalah seseorang yang jauh dariku untuk dapat aku gapai. Tak mungkin ku bisa mendapatkannya, apalagi berangan-angan kalau dia akan mencintaiku. Itu mustahil…!! Dia terlalu sempurna dan berharga tinggi, sedangkan aku adalah orang biasa yang tidak memiliki potensi tinggi dibandingkan dia. Bak dayang mencintai pangeran. Dunia udah kebalik x ia??????!!!!!
Jika aku sering memikirkanmu, apakah mungkin kau pernah memikirkanku?????
Besar cinta yang aku berikan untukmu, tapi aku tak pernah mendapat sedikitpun rasa iba darimu.
Aku banyak tahu tentangmu, tapi kau tak mungkin tahu tentang aku.
Entah kapan waktu itu datang, untuk membunuh rasa cinta yang tak terlogika ini???
Sudah cukup perih menanam rasa cinta yang tak terbalas ini. Sudah banyak waktu yang aku sia-siakan hanya untuk memikirkanmu.
Sudah cukup kesedihan menunggu senyum cintamu yang tak pernah datang. Ingin kubunuh rasa cinta ini, tapi entah bagaimana caranya????? Bingung…….
Kesedihan cinta yang membuat aku seperti bukan manusia lagi. Manusia yang bergembira pada haari yang indah, memiliki harapan, beraktifitas semetinya dan berperilaku dengan wajar.
Sayangnya….. aku adalah kebalikan dari semua itu.
Ingin rasanya aku seperti dulu, sebelum aku mengenal dia.
Maka, mungkin aku memiliki lebar senyum yang sama dengan mereka. Andaikan aku tegas sebelumnya untuk tidak menerimanya.
Semua orang berteriak kepadaku “mengapa???”, tapi aku tak menjawab. Karena dia, aku selal menyendiri di kamar sempit yang gelap. Lalu tangisku meledak. Tak perduli semua hal terbengkalai, aku ingin satu: “Ada dia yang mau mengerti kembali.”
Silih berganti orang yang lebih baik darinya, tak satupun jua yang dapat memikat hati ini. Walau sebaik apapun dia sebagai gantinya. Tapi, mata dan hatiku tetap satu arah pandang, yaitu Dia.
Bila aku harus kehilangan degup jantung sejenak, karena menahan pandangan darinya, aku rela.
Asal rasa itu bukan datang saat aku tiba-tiba mendapatkan cintanya.
Bila nafasku harus terhimpit, karena aku menahan rindu padanya, aku rela.
Asal aku tidak merasakan itu saat tak bersentuhan dengannya.
Bila aku harus menangis karena dia tak mencintaiku dan menahan rasa ingin memilikinya, aku rela.
Asal aku tak merasakan itu saat aku kehilangan dia setelah mengikat cinta yang haram.
Sesungguhnya segala kesakitan itu lebih mulia di sisi Allah. Maka dari-Nya lah rasa cinta yang menyakitkan itu secara perlahan akan memudar.
Awan mendung akan kembali cerah setlah sabarku menjunjung matahari.
By : rHo0oUzZz
Tidak ada komentar:
Posting Komentar